WIKAIKON  Bersama PT Amanah Bersama Agro Gelar Workshop TJSL: Cara Cerdas Anak Muda Berternak dengan Pendekatan ESG

Pada Kamis, 29 Mei 2025, WIKAIKON  kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan menggelar Workshop TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) bekerja sama dengan PT Amanah Bersama Agro Divisi Peternakan Sapi Qurban. Acara yang bertemakan “Cara Cerdas Anak Muda Berternak” ini diselenggarakan di AB Sport Pabuaran, Jatisampurna, Bekasi, Jawa Barat.

Workshop ini menjadi salah satu bentuk nyata WIKAIKON  dalam memberikan wawasan dan pengetahuan kepada insan WIKAIKON  terkait praktik peternakan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Dengan mengusung konsep Environmental, Social, and Governance (ESG), acara ini bertujuan agar para peserta dapat memahami bagaimana cara mengelola usaha peternakan yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang industri dan konstruksi, WIKAIKON  sangat memahami pentingnya mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam berbagai aspek bisnis, termasuk kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Melalui kolaborasi dengan PT Amanah Bersama Agro yang memiliki pengalaman di bidang peternakan sapi qurban, WIKAIKON  berharap dapat memberikan kontribusi positif sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan di kalangan karyawan dan stakeholder.

Workshop diawali dengan sesi pemaparan materi dari para narasumber ahli yang kompeten dalam bidang peternakan. Mereka membagikan wawasan tentang metode beternak yang ramah lingkungan, pengelolaan limbah peternakan, serta bagaimana menjaga kesejahteraan hewan ternak. Selain itu, aspek sosial juga menjadi fokus pembahasan, seperti pentingnya memberdayakan masyarakat sekitar dan menciptakan hubungan yang harmonis antara peternak dan komunitas lokal.

Sesi tata kelola atau governance membahas bagaimana menjalankan usaha peternakan dengan transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Hal ini penting agar usaha peternakan tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga mampu menjamin keberlanjutan jangka panjang dan kepercayaan dari masyarakat luas.

Selain materi pembelajaran, workshop juga mengadakan sesi diskusi interaktif yang melibatkan peserta aktif untuk berbagi pengalaman, tantangan, dan solusi terkait kegiatan peternakan yang mereka jalankan atau rencanakan. Tidak hanya itu, peserta juga melakukan kunjungan langsung ke peternakan sapi qurban milik PT Amanah Bersama Agro untuk melihat secara nyata penerapan praktik beternak yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung yang sangat berharga bagi peserta dalam memahami tata kelola peternakan yang efektif dan bertanggung jawab.

WIKAIKON  percaya bahwa pemberdayaan generasi muda melalui edukasi yang tepat akan menjadi kunci sukses dalam mewujudkan peternakan yang berkelanjutan dan berkontribusi positif bagi lingkungan dan sosial. Dengan pengetahuan dan kesadaran yang meningkat, para insan WIKAIKON  diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mendorong praktik-praktik usaha yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya WIKAIKON  dalam memenuhi komitmen TJSL sebagai wujud nyata kontribusi sosial perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan. Melalui program-program seperti workshop ini, WIKAIKON  menunjukkan bahwa tanggung jawab sosial dan lingkungan bukan hanya slogan, melainkan aksi nyata yang diimplementasikan secara konsisten.

Direktur Utama WIKAIKON, Tri Prabowo menyatakan, 

“Kami di WIKAIKON  percaya bahwa tanggung jawab sosial dan lingkungan adalah fondasi keberlanjutan perusahaan kami. Melalui workshop ini, kami ingin menginspirasi generasi muda untuk menjalankan usaha peternakan dengan pendekatan yang cerdas dan berkelanjutan. Dengan mengintegrasikan prinsip ESG, kita tidak hanya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal yang mendorong perubahan positif di industri peternakan dan lingkungan sosial di Indonesia.”

Dengan terlaksananya Workshop TJSL ini, WIKAIKON berharap dapat menginspirasi lebih banyak pihak, khususnya generasi muda, untuk turut serta dalam usaha peternakan yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tapi juga ramah lingkungan dan bermanfaat bagi sosial kemasyarakatan.



WIKAIKON Together with PT Amanah Bersama Agro Holds TJSL Workshop: Smart Ways for Young People to Farm with an ESG Approach

On Thursday, May 29, 2025, WIKAIKON once again demonstrated its commitment to supporting social and environmental responsibility by holding a TJSL (Social and Environmental Responsibility) Workshop in collaboration with PT Amanah Bersama Agro, Qurban Cattle Farming Division. The event, themed “Smart Ways for Young People to Farm,” was held at AB Sport Pabuaran, Jatisampurna, Bekasi, West Java.

This workshop is a tangible form of WIKAIKON’s efforts to provide insights and knowledge to WIKAIKON personnel regarding sustainable and responsible farming practices. By embracing the concept of Environmental, Social, and Governance (ESG), the event aims to help participants understand how to manage farming businesses that are not only economically profitable but also positively impact the environment and surrounding communities.

As a company engaged in the industrial and construction sectors, WIKAIKON fully understands the importance of integrating sustainability principles into various aspects of its business, including social activities that directly affect people’s lives. Through collaboration with PT Amanah Bersama Agro, which has expertise in Qurban cattle farming, WIKAIKON hopes to make a positive contribution and raise awareness about the importance of sustainability among employees and stakeholders.

The workshop began with presentations from expert speakers proficient in the field of livestock farming. They shared insights on environmentally friendly farming methods, livestock waste management, and how to ensure animal welfare. In addition, the social aspect was emphasized, focusing on the importance of empowering local communities and fostering harmonious relationships between farmers and surrounding communities.

The governance session discussed how to run farming businesses with transparency, accountability, and compliance with applicable regulations. This is crucial to ensure that farming enterprises are not only profit-oriented but also guarantee long-term sustainability and public trust.

Besides the learning sessions, the workshop also featured interactive discussions that actively involved participants to share their experiences, challenges, and solutions related to their farming activities or plans. Moreover, participants conducted a direct visit to the Qurban cattle farm owned by PT Amanah Bersama Agro to observe firsthand the application of sustainable and environmentally friendly farming practices. This activity provided valuable real-world experience for participants in understanding effective and responsible farm management.

WIKAIKON believes that empowering the younger generation through proper education is key to realizing sustainable farming that positively contributes to both the environment and society. With increased knowledge and awareness, WIKAIKON personnel are expected to become agents of change who promote responsible and sustainable business practices.

This activity is also part of WIKAIKON’s efforts to fulfill its TJSL commitments as a concrete form of the company’s social contribution towards sustainable development. Through programs like this workshop, WIKAIKON demonstrates that social and environmental responsibility is not just a slogan but a consistent, real action.

WIKAIKON’s President Director, Tri Prabowo, stated,

“At WIKAIKON, we believe that social and environmental responsibility is the foundation of our company’s sustainability. Through this workshop, we want to inspire the younger generation to run farming businesses with smart and sustainable approaches. By integrating ESG principles, we not only contribute to economic growth but also maintain ecosystem balance and community welfare. We hope this activity becomes an initial step that drives positive change in the livestock industry and social environment in Indonesia.”

With the successful implementation of this TJSL Workshop, WIKAIKON hopes to inspire more parties, especially the younger generation, to participate in farming businesses that are not only economically profitable but also environmentally friendly and beneficial to social communities.

Scroll to Top